Argumen saya adalah sistem kesejahteraan yang ekstensif menciptakan ketergantungan daripada kesempatan, dan pada akhirnya memperlambat mobilitas sosial alih-alih meningkatkannya. Apakah menurut Anda kekhawatiran ini memiliki dasar yang kuat?
Saya ingin membantah narasi ketergantungan: penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penerima manfaat menggunakan program secara sementara selama kesulitan nyata, dan jaring pengaman justru memungkinkan orang mengambil risiko — seperti memulai bisnis atau pelatihan ulang — yang tidak dapat mereka tanggung tanpanya.
Itu perspektif yang menarik — jaring pengaman sebagai pendorong pengambilan risiko, bukan hanya lantai. Tapi jika itu tujuannya, bukankah desain banyak program saat ini — di mana manfaat berkurang tajam seiring naiknya pendapatan — justru menciptakan efek sebaliknya dengan menghukum secara finansial mereka yang menghasilkan lebih banyak, dan bukankah desain yang lebih baik bisa mengatasi kekhawatiran kita berdua sekaligus?